Latar Belakang

Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Pasal 46 Ayat 2) menyebutkan bahwa dosen pada program diploma dan S1 minimal berpendidikan S2, sedangkan dosen pada program pascasarjana harus berpendidikan S3. Data tahun 2008 menunjukkan dari sekitar 155.000 dosen tetap Indonesia baru 60% yang berpendidikan S2/S3. Dengan asumsi 15.000 diantaranya saat ini sedang menempuh program S2, berarti masih ada 47.000 orang yang belum menempuh program S2. Di sisi lain, jumlah dan selebaran program pascasarjana Indonesia relatif tidak merata antar wilayah sehingga memerlukan strategi untuk mendukung program akselerasi peningkata kualifikasi dosen tersebut. Selain itu, dijumpai adanya ketidakseimbangan kemampuan institusi penyelenggara program pascasarjana antar wilayah untuk mendukung program akselerasi peningkatan kalifikasi dosen perguruan tinggi dari S1 ke S2 (DIKTI, 2009)

Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, khususnya program Ekonomi mendapatkan kepercayaan dari DIKTI untuk menyelenggarakan Program Aliansi Pascasarjana Antar Perguruan Tinggi untuk bidang Ilmu Manajemen dengan Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Universitas Indonesia (UI) sebagai universitas pembina. Program Aliansi ini bertujuan untuk mengembangkan pendidikan program magister diberbagai perguruan tinggi sesuai kebutuhan setempat. Bagi Unimal, program ini adalah peluang dalam rangka mengembangkan Capacity Building terutama dalam penyelenggaraan program pascasarjana di masa yang akan datang